PENGARUH MOTIVASI WAJIB PAJAK DAN PERSEPSI KORUPSI TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN KESADARAN WAJIB PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

Article Sidebar

Published: Aug 15, 2020

Main Article Content

Authors

Stefanie

Amelia Sandra
Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Issue
Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Akuntansi Vol. 9 No. 2 Tahun 2020

Section
Articles

Author Biography

Amelia Sandra, Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Program Studi Akuntansi

Article Details


Abstract

The current condition tax compliance in Indonesia has not yet reached maximum results, as seen from the number of tax reports up to July 2019, equivalent to 67.2% of the 18.3 million registered taxpayers. Awareness data shows that only 11% are registered as taxpayers, only 5% report tax returns, and only 0.1% pay taxes. This is caused by the problem of lack of motivation and poor perception about tax money. This study aims to partially determine whether there is an influence of taxpayer motivation and perception of corruption on taxpayer awareness, is there influence of taxpayer motivation, perception of corruption and taxpayer awareness of taxpayer compliance, and whether taxpayer awareness is able to mediate taxpayer motivation and perception of corruption towards taxpayer compliance. This study uses the SPSS 25 program, so the method used is Non-Probability Sampling that is the sample chosen based on the researchers' judgment. The results of this study partially there is an influence of taxpayer motivation on awareness and compliance with positive direction, there is no effect of perception of corruption on awareness and compliance with negative and positive directions, there is influence of awareness of compliance with positive direction, and awareness of being unable to mediate the influence of taxpayer motivation and perception of corruption on compliance.


Keywords: Motivation of Taxpayers, Corruption Perception, Taxpayer Awareness, Taxpayer Compliance.


References:


Agustiningsih, W. (2016). Pengaruh Penerapan E-Filing, Tingkat Pemahaman Perpajakan Dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Yogyakarta. Nominal, V(4).


Arismayani, I. N. L., & dkk. (2017). Pengaruh Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan, Motivasi Wajib Pajak, dan Tingkat Kepercayaan pada Pemerintah dan Hukum Terhadap Kepatuhan Wajib pajak. E-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, Vol. 8(No. 2), 1–11. https://doi.org/10.1088/0741-3335/44/5A/327


Ghozali, Imam. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Dipenogoro.


Gunawan, Ce. (2018). MAHIR MENGUASAI SPSS (Mudah Mengolah Data Dengan IBM SPSS Statistic 25). Yogyakarta: DEEPUBLISH.


Khasanah, S. N., & Novi Y., A. (2016). Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan, Dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2013. Jurnal Profita, 8, 1–13.


Machali, Dr. Imam. (2015). STATISTIK ITU MUDAH Menggunakan SPSS sebagai Alat Bantu Statistik. Yogyakarta: Lembaga Ladang Kata.


Maryati, E. (2014). Pengaruh Sanksi Pajak, Motivasi dan Tingkat Pendidikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Wilayah Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bintan). 1–19.


Pajak, T. E. P. D. J. (2016). Kesadaran Pajak.


Putri, K. J., & Setiawan, P. E. (2017). Pengaruh Sanksi Perpajakan, Pelayanan Fiskus, Pengetahuan Dan Pemahaman Perpajakan, Kesadaran Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Pengaruh Sanksi Perpajakan, Pelayanan Fiskus, Pengetahuan Dan Pemahaman Perpajakan, Kesadaran Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak, 6(3), 136–148.


Safitri, D., & Tambun, S. (2017). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Persepsi Korupsi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Kepercayaan Masyarakat Sebagai Variabel Moderating. Journal of Chemical Information and Modeling, 2(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004


Santoso, Singgih. (2018). Menguasai Statistik dengan SPSS 25. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.


Sasongko, Warso (2017). Korupsi. Yogyakarta: RELASI INTI MEDIA.


Sekaran, Uma dan Bougie, Roger. (2017). Metode Penelitian untuk Bisnis Edisi 6-Buku 2. Jakarta: Salemba Empat.


Setiyani, N. M., & dkk. (2018). Pengaruh Motivasi Wajib Pajak dan Pengetahuan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dengan Kesadaran Wajib Pajak Sebagai Variabel Intervening (Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Di Kota Semarang). Journal Of Accounting, 1–18.


Sitorus, R. R., & Fauziyati, I. (2016). Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Wajib Pajak terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak dengan Kesadaran Wajib Pajak sebagai Variable Intervening. Media Akuntansi Perpajakan, 1(2), 74–85.


­Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta


Purnomo, Rochmat Aldy. (2016). Analisis Statistik Ekonomi dan Bisnis Dengan SPSS. Ponorogo: CV. WADE Group.


Wibisono, A. F., & Kusuma N, Y. C. (2017). Analisis Persepsi Korupsi Pajak Dan Iklim Organisasi Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Karyawan. Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen, 4(2), 169–180. https://doi.org/10.32477/jrm.v4i2.257


Widiastuti, D., & dkk. (2013). Pengaruh Sosialisasi, Motibasi, dan Pemahaman Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Pada Pengusaha Kena Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara). Journal Perpajakan, 1–9.


Wilda, F. (2015). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pelayanan Fiskus dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan WPOP Yang Melakukan Kegiatan Usaha dan Pekerjaan Bebas di Kota Padang. 1–22. and Social Science, Vol. 2, No. 10, p. 38–46.